Skydrive, Senjata Baru Suzuki untuk Menembus Dominasi Mio dan Vario

Kompas.com - 31/03/2009, 10:52 WIB

KOMPAS.com — Melihat sosok SkyDrive ketika diperkenalkan oleh manajemen PT Indomobil Niaga International kepada wartawan kemarin, kesannya cukup menarik. Desain lampu dan tameng depan, tutup atas setang, sayap samping, bodi di bawah jok, knalpot dan lampu belakang tampil lebih gaya dan dinamis.

Menurut Suzuki, desain Skydrive—meski nama dan penampilan mirip Skywave—diihami atau sebagian dicomot dari skutik konsepnya, SD-01 dan SD-02, yang dipamerkan pada Jakarta Motor Show akhir tahun lalu.

Kenyataan lain, ketika dipandang lebih dalam, desain dasar wajah-wajahnya mirip-mirip dengan skutik merek lain, terutama lampu depan. Desain lampu depan berbentuk tanduk atau kuping kelinci berdiri bila dilihat dari depan. Desain seperti ini sudah diaplikasikan pada dua produk Honda, yaitu Beat dan Vario serta Yamaha Mio Soul.

Penampilan. Kombinasi wajah depan Skydrive terdiri dari  dua lampu utama—kanan dan kiri—dan sein berada di atas. Lampu dan tameng depan sangat proporsional dan memberi mampu kesan dinamis. Begitu juga dengan tutup setang atas yang hanya menggunakan satu warna dengan bentuk paruh burung.

Lampu belakang juga menarik dengan. Lebih aerodinamis, lebih ceper karena desain bagian belakang ini lebih lebar. Lampu terdiri dari merah (di tengah) dan putih di samping.

Lantai dek depan desainnya rata—tidak ada lagi bonggol seperti Skywave—sama dengan Spin atau skutik lainnya. Dengan ini bisa menghilangkan salah satu yang fitur yang kurang disukai konsumen dari Skywave kendati penampilannya gaya.

Bodi di bawah jok jauh lebih manis dengan lekukan barunya. Dan bila dilihat dari samping, Skydrive tampak lebih gagah. Kombinasi tameng depan dan sepatbor terintegrasi membentuk postur skutik yang aerodinamis.

Fitur lain yang menarik adalah pelek casting atau sport. Penampilan skutik ini pun makin sporty. Lainnya yang juga menarik adalah desain panel instrumen. Speedometer menggunakan desain bulat yang berada di tengah-tengah antara indikator bensin di kanan dan indikator lampu besar serta sein di kiri.

Desain tatakan kaki belakang buat boncengan juga bagus yang dibuat dari aluminium. Sedangkan knalpot mirip dengan Skywave.

Perbedaan lainnya dengan Skywave, posisi sokbreker belakang. Pada SkyDrive berada di sebelah kiri, sama dengan Spin atau skutik lainnya, sedangkan Skywave berada di kanan atau di atas knalpot.

Performa. Mesin sama dengan Spin, berkapasitas 125 cc. Begitu juga dengan sistem lain, termasuk pemasokan bahan bakar yang masih menggunakan karburator dan pengapian CDI-DC.

Dengan mengandalkan mesin Spin, Skydrive unggul untuk performa dibandingkan dengan kompetitornya dari produk lain. Berdasarkan tes yang dilakukan oleh Suzuki, hasilnya adalah sebagai berikut.

Item
SkydriveVarioMio
Tenaga maks.                                kW@rpm
6,9  @7.50006,7 @8.0006,2@8.000
Torsi maks.                                   kW@rpm
9,6 @6.5009,0@6.0008,2@6.500
Kecepatan top                                        kpj
101,998,597,6

Sprint 0–200 meter                                detik

13,113,513,7

Akselerasi 0-200 m @50 kpj                detik

10,310,510,5

Konsumsi bahan bakar

(Euro-2Mode)                                        kpl
41,041,038,0
Kapasitas mesin                                     (cc)
124108114
 
Harga. Suzuki memposisikan Skydrive antara Spin dan Skywave. Karena itulah mereka mematok harga sekitar Rp 13.000.000 (on the road). Adapun kompetitor terdekat juga menawarkan harga yang sama, terutama Yamaha (Mio Soul) dan yang paling mahal adalah Vario (Rp 14.500.000).

Dibandingkan dengan produk Suzuki lainnya, Spin Knight Rider, tidak jauh berbeda. Karena versi tersebut ditawarkan Suzuki dengan harga Rp 12.825.000. Berikut perbandingan harga Skydrive dibandingkan kompetitor terdekatnya.

Merek
SkyDriveSkyWaveVarioMio Soul
Harga Rp
13.000.00014.500.00014.650.00013.000.000
 
Kesimpulan. Dari tiga kriteria di atas, penampilan, performa dan harga (produk), Skydrive layak menjadi pilihan utama dibandingkan kompetitornya.

Meski begitu, dalam menentukan pembelian atau diterimanya sebuah produk di masyarakat juga ditentukan oleh faktor nonproduk. Malah aspek ini merupakan faktor yang sangat menentukan. Misalnya, kepercayaan konsumen terhadap produk sebelumnya, kualitas layanan, keampuhan promosi, distribusi, support keuangan (pembelian kredit) plus kemampuan manajemen Suzuki dan jaringannya meyakinkan konsumen untuk memperoleh produk, harga dengan layanan yang terbaik?

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau